Senin, 07 September 2009

Tujuh Elemen Mesin



Tujuh Elemen Penting dalam Mesin.
ADA tujuh elemen penting dalam mesin pengiris bawang merah. Pertama, pengiris, yang berfungsi sebagai pengiris bawang merah. Pengiris terdiri atas empat buah mata pisau, terbuat dari stainless steel. Ini untuk menghindari adanya karat, sebab yang diiris adalah makanan. Pisau dipasang pada lintasan atau dudukan yang berbentuk piringan. Piringan berfungsi sebagai stopper agar irisan menjadi konstan, dan hasil irisannya selalu sama. Bahan piringan juga stainless steel. Pengiris akan berputar, lalu mengiris bawang, dan hasilnya masuk melalui corong masukan. Kedua, motor listrik, sebagai pengerak dari mesin pengiris bawang. Sebagai suatu sistem, penggerak menggunakan motor listrik jenis AC dengan daya 0,25 HP, serta jumlah putaran motor sebesar 1.400 rpm. Ketiga, puli dan sabuk. Sabuk (belt) adalah elemen mesin fleksibel yang bisa digunakan dengan mudah untuk mentransmisikan torsi dan gerakan berputar dari suatu komponen ke komponen lainnya. Sabuk dililitkan pada puli yang melekat pada poros yang akan berputar. Belt digunakan karena jarak antara poros dan motor penggerak relatif jauh. Jika menggunakan roda gigi bisa menjadi masalah dalam pembuatan maupun biaya. Sebab pembuatan roda gigi relatif lebih mahal dibandingkan dengan pembuatan puli. Lagi pula, bermacam-macam ukuran puli banyak tersedia di pasaran.Sabuk V Sebagian besar transmisi sabuk menggunakan sabuk V, karena harganya murah, penanganan mudah, cara kerjanya lebih halus, dan tak bersuara. Sabuk V terbuat dari karet dan mempunyai penampang trapesium. Sabuk ini dibelitkan di sekeliling alur puli yang juga berbentuk V. Bagian sabuk yang membelit pada puli akan mengalami lengkungan, sehingga lebar bagian dalamnya bertambah besar. Gaya gesekan juga bertambah karena pengaruh bentuk baji, yang menghasilkan transmisi daya yang besar pada tegangan relatif rendah. Ini merupakan salah satu keunggulan sabuk V ketimbang sabuk rata. Transmisi sabuk hanya dapat dihubungkan poros-poros dengan arah putaran yang sama. Keempat, poros sebagai salah satu bagian terpenting dalam setiap mesin. Hampir semua mesin meneruskan tenaga bersama-sama dengan putaran. Dalam merencanakan suatu poros, perlu diperhatikan kekuatan, korosifitas, dan bahan.Poros yang direncanakan harus mampu menahan semua beban yang terjadi, baik beban puntir, bengkok, maupun dari keduanya. Di samping itu, poros hendaknya tahan terhadap korosi. Poros yang terkorosi dapat mengurangi kekuatannya, sehingga memengaruhi kemampuannya dalam menahan beban yang ada.Bahan-bahan poros juga mesti dipilih yang tidak mudah korosi. Bahan-bahan tahan korosi (termasuk plastik) harus dipilih untuk poros propeller dan pompa bila terjadi kontak dengan fluida yang korosif. Demikian juga poros-poros yang terancam kavitasi, serta poros-poros mesin yang berhenti lama. Sampai batas-batas tertentu, dapat pula dilakukan perlindungan terhadap korosi.Pemilihan bahan poros harus disesuaikan dengan kebutuhan. Artinya, sesuai dengan fungsi poros yang direncanakan, yaitu apakah poros akan dikenai putaran tinggi atau rendah, bebannya besar atau kecil, dan lain-lain. Poros untuk mesin umum biasanya dibuat dari baja batang yang ditarik dingin dan difinis. Penarikan dingin akan membuatnya menjadi keras dan kekuatannya besar. Poros yang digunakan adalah St 60.Bantalan Kelima, bantalan yang akan menumpu pada poros terbeban, sehingga putaran / gerakan bolak-baliknya dapat berjalan dengan halus, aman, dan berumur panjang. Bantalan dalam mesin seperti halnya pondasi bangunan. Apabila bantalan tidak berfungsi dengan baik, sistem pun tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya.Dalam memilih bantalan, perhatikan tinggi rendahnya putaran poros, jenis bahan yang dikenakan, besar-kecilnya beban yang dikenakan, ketelitian elemen mesin, dan kemudahan dalam perawatannya.Keenam, hopper (corong), yang berfungsi sebagai saluran masuk bawang sebelum diiris. Corong tersebut dari stainless steel, untuk menjaga higienitas bawang dengan profil kotak atau pipa. Dalam perancangan mesin ini, penulis menggunakan profil pipa.Ketujuh, cover (penutup), yang berfungsi melindungi rotor agar tidak membahayakan operator atau orang-orang yang berada di dekat mesin. Cover menempel pada bodi mesin dengan baut. Selain fungsi di atas, cover juga berfungsi mencegah irisan bawang agar jatuhnya mengumpul di tempat yang telah disediakan. (Sadimin MEng-32)


Teknologi

Membuat Mesin Pengiris Bawang Merah.
Bawang merah termasuk salah satu komoditas unggulan nasional. Berbagai program dan kegiatan pembinaan produksi sudah lama dilakukan. Sebagian besar indikator produksi bawang merah mengalami peningkatan. Tetapi kalau tidak didampingi dengan teknologi tepat, dikhawatirkan kenaikan produksi tersebut malah membawa petaka.DATA dari Departemen Pertanian (2008) menunjukkan, produksi bawang merah pada tahun 2005 tercatat 732.610 ton (luas panen 83.614 ha). Setahun kemudian, produksi meningkat menjadi 794.929 ton dengan luas panen 89.188 ha. Saat ini, konsumsi bawang merah penduduk Indonesia per kapita per tahun sekitar 4,56 kg atau 0,38 kg/kapita/bulan. Artinya, terjadi peningkatan permintaan rata-rata lima persen per tahun. Selain akibat pertambahan penduduk, kenaikan permintaan juga disebabkan berkembangnya industri olahan (acar/pickles, bumbu, bawang goreng, dan bahan baku campuran obat), serta pengembangan pasar ekspor. Yang menjadi persoalan, ketika panen raya tiba, petani sering tidak bisa menikmati hasil taninya secara layak. Bahkan mereka kerap mengalami kerugian. Fenomena ini bisa dibuktikan sendiri di sebagai sentra penghasil bawang merah di Indonesia, tidak terkecuali di Kabupaten Brebes. Luas panen dan produktivitas rata-rata di kabupaten ini tercatat 23.361 ha dan 109,84 ton/ha. Setiap masa panen, petani dan pedagang bawang merah sering mengalami kerugian. Sebab melimpahnya produksi membuat harga jual akan turun. Kerugian yang ditimbulkan bahkan makin bertambah, karena bawang merah tidak bisa bertahan lama (cepat busuk) saat disimpan. Karena itu, diperlukan strategi yang tepat untuk mengatasi hal tersebut. Salah satu terobosan yang penting dilakukan adalah menjual bawang merah dalam bentuk irisan yang siap dikonsumsi (bawang goreng kemasan). Tentu saja diperlukan peralatan untuk mempermudah dan mempercepat pekerjaan. Karena itu, perlu dirancang alat pengiris bawang merah yang bisa digunakan untuk memotong/mengiris bawang merah, dengan tenaga penggerak motor listrik. Peranti ini harus aman, efisien, mudah digunakan, serta mudah pula dalam perawatan dan pemeliharaannya. Teknologi tepat guna ini tidak hanya bermanfaat bagi para petani dan pedagang di sentra-sentra penghasil bawang merah, tetapi juga bisa diaplikasikan oleh warga masyarakat di perkotaan yang ingin menambah penghasilan keluarga, dengan membuka home industri pembuatan bawang goreng kemasan.Kebutuhan bawang goreng siap saji sebagai penyedap makanan diyakini akan terus meningkat di era serbapraktis saat ini. Dengan adanya mesin pengiris bawang merah ini, proses pengirisannya menjadi lebih cepat dan kapasistasnya pun besar. Besar kapasitas pengirisan mesin ini sebesar 63 kg/jam. Elemen Mesin Mesin terdiri atas serangkaian elemen yang tergabung menjadi satu kesatuan, kemudian dioperasikan dalam suatu kerja tertentu. Pada mesin ini terdapat elemen-elemen yang menghasilkan suatu rangkaian gerak yang sesuai dengan perencanaan. Elemen-elemen tersebut adalah: a) pengiris, b) motor listrik, c) puli dan sabuk, d) poros, e) bantalan, f) hopper / corong, dan g) cover / penutup. Bagaimana perakitannya bisa dilihat pada artikel terkait di halaman ini.Adapun prinsip kerja mesin pengiris bawang dimulai dengan meng-hidupkan mesin. Untuk menghidupkan mesin, konektor dihubungkan dengan stop kontak bertegangan 220 Volt. Kemudian saklar diatur pada posisi “on”, sehingga motor listrik akan berputar.Kecepatan putaran motor listrik ditransmisikan melalui puli dengan perbandingan 3:12. Untuk menggerakkan poros, maka puli pertama dan puli kedua dihubungkan dengan sabuk V. Pada poros dipasang piringan, yang di bagian punggungnya dipa-sang pisau pengiris. Bawang merah yang sudah dikupas kulit arinya (kulit kering) dimasukkan ke dalam corong. Selanjutnya, piringan yang di bagian punggungnya terdapat pisau akan berputar, karena digerakkan oleh motor listrik.Akibat putaran tersebut, bawang merah akan teriris. Irisan bawang merah akan jatuh melalui penyearah, selanjutnya masuk ke dalam baskom atau wadah lainnya. Anda mau mencoba, sekaligus membantu para pe-tani, pedagang, dan perajin bawang goreng kemasan? —Sadimin MEng, staf pengajar SMA Negeri 3 Brebes, alumnus Magister Sistem Teknik UGM.

Seleksi Guru Baru Diperketat

JAKARTA-Seleksi menjadi guru baru di masa mendatang akan lebih diperketat seiring dengan banyaknya kasus-kasus malapraktik yang dilakukan oleh guru akibat rendahnya kemampuan guru melakukan penyesuaian diri pada lingkungan sekolah.”Kita sudah dengar banyaknya kasus bullying atau berupa tindakan yang membuat seseorang merasa teraniaya yang dapat dilakukan antara lain oleh guru kepada siswanya di lingkungan sekolah sehingga siswa merasa terancam. Tindakan itu dapat dikategorikan sebagai malapraktik,” kata Kepala Subdit Program Direktorat Tenaga Kependidikan Depdiknas, Abi Sujak, baru-baru ini.Untuk meningkatkan kualitas dalam pelaksanaan proses seleksi guru, Direktorat Tenaga Kependidikan telah mempersiapkan program induksi berbasis sekolah dalam proses perekrutan guru baru di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Dia mengharapkan, guru baru sebelum terjun langsung mengajar di kelas harus melewati proses penyesuaian selama satu tahun sehingga guru harus benar-benar siap dan profesional.”Guru merupakan profesi sehingga dalam melaksanakan tugasnya harus profesional. Untuk itu, sudah disiapkan sejumlah pendekatan bagi guru pemula untuk seleksi di seluruh Indonesia yang akan melibatkan para stakeholder, yakni kepala daerah, dinas pendidikan, sekolah, dan sebagainya,” katanya.Implementasi Sementara itu, Konsultan Program Induksi dari LPTK UNJ, Edi Rachmat, yang mendampingi Abi Sujak mengatakan, program induksi akan diimplementasikan terutama kepada guru pemula yang jumlahnya mencapai sekitar satu juta guru dalam 15 tahun ke depan.”Dalam tiga tahun yang akan datang, sebanyak 222.343 guru akan pensiun, dalam sepuluh tahun ke depan 470.000 guru, dan pada tahun 2015 sebanyak 890 ribu guru,” kata Edi.Ia menjelaskan, kesempatan untuk meningkatkan kualitas guru bisa dimulai secepatnya dengan memberikan bekal yang memadai untuk mengajar di depan kelas sehingga siswa yang dihasilkan juga berkualitas. Lebih lanjut Abi Sujak menambahkan, program induksi bagi guru pemula dimaksud pula untuk memperbaiki kondisi siswa karena dari sebuah hasil penelitian anak-anak di masa prasekolah bisa berperilaku ceria tetapi setelah masuk SD menjadi pasif dan penakut.”Program ini mengajarkan guru untuk mampu menanamkan ‘mimpi’ dan memahami keinginan peserta didik bukan kemauan guru. Kami berharap program induksi ini sudah dapat diimplementasi mulai tahun 2010 setelah disiapkan payung hukum serta kesiapan tenaga pelaksana,” ujar Abi Sujak. (ant-45)

Sumber: Suara Merdeka 3 Sept 2009

Kamis, 09 Juli 2009

Pendidikan

Mendiknas Tak Cuma Pimpin Departemen

SEMARANG - Berbagai pihak melontarkan harapan akan profil menteri pendidikan nasional (mendiknas). Setelah mantan menteri pendidikan dan kebudayaan Daoed Joesoef, kini giliran Ketua Umum PGRI Dr Sulistiyo MPd mengemukakan harapan.

Dia menyatakan siapa pun yang kelak menjabat menteri pendidikan semestinya tak sekadar berbekal kemampuan memimpin departemen. "Akan tetapi harus memiliki ideologi pendidikan," kata dia, kemarin.

Dia menyatakan prihatin atas hasil pendidikan yang sudah tercapai saat ini. Termasuk, yang berkait dengan beberapa kebijakan menteri, antara lain ujian nasional. "Ujian nasional sangat kering dari nilai-nilai budaya," ujar dia.

Konsep ujian nasional, kata dia, hanya terpaku pada pendidikan intelektual. Padahal, berdasar UUD 1945 dalam pendidikan bukan sekadar mengedepankan aspek intelektual.

Melainkan lebih pada pendidikan komprehensif. Itulah pendidikan yang mencakup kecerdasan dengan kandungan nilai-nilai sosial. "Itu yang belum bisa digarap sampai sekarang," kata dia.
Lebihi Menteri Karena itulah, seperti Daoed Joesoef, dia menyayangkan pemisahan kebudayaan dari lingkup departemen pendidikan. Pemisahan tersebut justru membuat nilai-nilai sosial makin hilang dan karakter bangsa meluntur. "Jika begitu sulit mencapai kualitas pendidikan seperti diharapkan."

PGRI, tutur dia, sudah mengajukan usulan ke para calon presiden berkait dengan profil menteri pendidikan. Selain memiliki ideologi pendidikan, menteri pendidikan harus memiliki kompetensi dan keahlian.

Selain itu, kebudayaan perlu dimasukkan dalam bidang pendidikan.
"Karena, bagaimanapun pendidikan makin kering ketika dipisahkan dari pendidikan," ucap dia.

Dia juga mengkritik kinerja Badan Standar Nasional Pendidikan. Kinerja lembaga tersebut dalam beberapa hal termasuk berlebihan. "Bahkan berkesan melebihi wewenang menteri pendidikan," ujar Rektor IKIP PGRI Semarang itu. (H31-53)
 

(Sumber Suara Merdeka, Jum'at, 10 Juli 2009)





Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.

Berita KPU

KPU Luncurkan Tabulasi Nasional Pemilu via SMS

Jakarta,mediacenter.kpu.go.id--Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menayangkan hasil tabulasi nasional pemilu via SMS  pada Rabu malam. Dalam konferensi pers kemarin malam anggota KPU yang menjadi ketua pokja teknologi informasi Abdul Aziz mengatakan Tabulasi Nasional Pemilu via SMS merupakan kerja sama antara KPU dengan Internastional Foundation for Electoral System (IFES). "IFES mendukung semua aspek sampai Tabulasi Nasional Pemilu via SMS berjalan dengan baik," ujar Abdul Aziz.

Aziz mengatakan Tabulasi Nasional Pemilu via SMS bertujuan untuk memberikan tambahan informasi kepada publik mengenai hasil pemungutan dan penghitungan suara. Namun, kata Aziz, Tabulasi Nasional Pemilu via SMS, bersifat sementara dan  tidak bisa dijadikan sebagai referensi hasil penghitungan resmi. "Penghitungan resmi dan rekapitulasinya akan dilakukan oleh KPU secara berjenjang yang akan dilakukan pada tanggal 22-24 Juli 2009, " tutur Aziz yang juga didampingi anggota KPU lainnyaAndi Nurpati, kordinator IT KPU dari BPPT Husni Fahmi serta perwakilan IFES Rio Garta dan Anhar.

Rio Garta mengatakan untuk tabulasi sms Pilpres 2009 ini tidak semua KPPS mengirim datanya. Dari sekitar 450 ribu TPS, yang tercatat terdaftar hanya sekitar 104 ribu TPS. Itu berarti, sekitar 20 persen dari jumlah keseluruhan TPS. "Hampir semua TPS di setiap provinsi tercatat sebagai pendaftar, kecuali provinsi Sulawesi Selatan dan Maluku," tutur Rio.

Menurut Andi Nurpati, dalam hal ini KPU hanya mengirimkan surat edaran ke KPU kabupaten/kota agar petugas KPPS mendaftar sebagai pengirim data hasil pemungutan dan penghitungan suara. Jadi, KPU tidak memaksa mereka untuk mendaftar. "KPPS yang tidak mendaftar mungkin karena tidak ada jaringan Telkomsel di daerahnya mengingat dalam penyelenggaraan tabulasi sms Pilpres 2009 ini, IFES bekerja sama dengan Telkomsel, " kata Andi.

Rencananya, menurut Husni Fahmi penayangan tabulasi sms pilpres ini akan berlangsung selama dua hari. Mulai kemarin malam hingga mala mini (9 Juli).  Sampai siang ini jumlah suara  yang masuk sudah mencapai 18. 715.908 suara. Untuk sementara posisi SBY-Boediono tetap unggu. Disusul pasangan Mega-Prabowo dan JK-Wiranto.

(Sumber Media Center KPU, Jum'at 10 Juli 2009)



Pamer gaya dengan skin baru yang keren.
Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru sekarang!

Rabu, 08 Juli 2009

SBY-BUDIONO UNGGUL DI JATENG

SBY-Boediono Unggul di Jateng

SEMARANG- Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono sementara unggul di Jateng. Berdasarkan hasil penghitungan suara sementara KPU hingga pukul 22.00, pasangan nomor dua ini memperoleh 513.461 suara atau 53,84%. Urutan kedua, Mega-Prabowo 359.708 suara (31,71%) disusul JK-Wiranto 80.598 (8,45%).

Perolehan suara itu berdasarkan kiriman via SMS dari masing-masing Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang ditunjuk menjadi sampel. ''Jadi memang ketua KPPS yang ditunjuk sebagai sampel mengirimkan hasil perolehan suara langsung ke pusat. Kami hanya sekadar menyajikan data,'' kata Ketua KPU Jateng Ida Budhiati, semalam.
Perolehan Sementara Dari situs KPU, www.mediacenter. kpu.go.id, sementara baru masuk 25 kabupaten/kota. Dari daerah itu SBY-Boediono unggul di 23 kabupaten/kota. Dua lainnya yakni Sragen dan Pati, pasangan Mega-Prabowo berhasil mencuri angka kemenangan. Di Sragen, Mega memperoleh 26.588 suara (48%), SBY 24.023 (43%) dan JK 4.030 suara (7,3%). Di Pati, Mega 41.320 (49,5%), SBY 37.394 (44,8%) dan JK 4.677 (5,01%).

Sedangkan perolehan suara SBY di 23 kabupaten/kota, rata-rata memperoleh lebih kurang 50%. Bahkan di daerah-daerah yang menjadi basis PDI-P pun, justru pasangan itu mengungguli Mega-Prabowo. Di kandang PDI-P seperti Banyumas SBY memperoleh 16.640 suara (50,1%), Mega 13.885 (41,8%) dan JK 2.689 suara (8,1%). Di Kebumen SBY peroleh 3.026 suara (56,04%), Mega 1.920 (35,56%) dan JK 454 suara (8,41%). Di Grobogan, SBY mendapat 97.980 (55,01%), Mega 67.574 (37,9%) dan JK 12.550 (7,05%).

Sementara di Wonogiri pun SBY memperoleh 24.571 (55,6%), Mega 16.982 (38,4%) dan JK 2.587 (5,87%). Klaten SBY juga unggul dengan 2.154 (49,77%), Mega 1.948 (45,01%) dan JK 2.587 (5,87%). Bukan hanya di kandang banteng, di basis Golkar pun SBY unggul dan JK tertinggal. Di Purworejo, JK hanya mendapat 4.654 suara (8,39%), SBY 35.211 suara (63,47%) dan Mega 15.614 suara (28,14%). 

Ida menandaskan, angka-angka itu merupakan kiriman SMS dari KPPS yang ditunjuk menjadi sampel penghitungan cepat KPU. ''Jadi hanya beberapa saja yang dijadikan sampel, bukan secara keseluruhan,'' tandas dia.

Secara menyeluruh jalannya pilpres di Jateng, lanjut Ida Budhiati berjalan lancar. Namun terjadi ketegangan di Kabupaten Boyolali, khususnya di Dusun Jaten, Desa Mojo, Kecamatan Andong. Ada kasus penodongan terhadap ketua KPPS setempat setelah itu membakar DPT. ''Oleh kepolisian sudah bisa diamankan. Berdasarkan laporan sementara, adalah orang gila. DPT pun bisa diselematkan,'' katanya.
Kumpulkan Data Sementara itu, Koordinator Tim Kampanye Daerah (Kamda) Jateng SBY-Boediono, Ali Mufiz, mengatakan hingga semalam, SBY-Boediono unggul di sejumlah daerah. Tim Kamda Jateng melakukan penghitungan suara dari saksi di TPS, untuk diteruskan ke koordinator desa (kordes), dari kordes dilaporkan ke kecamatan, lalu dikirim ke tim kampanye tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional.

''Laporan yang masuk di banyak TPS, SBY-Boediono unggul. Soal persentase perolehan suara dan daerah mana saja di 35 kabupaten/kota se-Jateng, kami belum bisa memberikan gambaran. Pada hari ketiga saya kira semua sudah bisa diketahui,'' kata Ali Mufiz, semalam.

Sementara itu, Ketua Tim Sukses JK-Win Jateng Bambang Sadono belum bisa menyikapi hasil perolehan suara. Pasalnya data yang masuk pada dirinya belum bisa dijadikan kesimpulan untuk menentukan sikap politik. ''Belum, masih kisaran 10-20%. Angka ini masih prematur untuk disimpulkan,'' katanya.

Mesin politik baik dari Partai Golkar, Hanura, dan tim relawan masih menghimpun data di lapangan.''Kami akan bersikap kalau data yang masuk sudah mencapai 50%,'' katanya.

Sekretaris Tim Sukses Mega-Prabowo MG Nuniek Sri Yuningsih juga belum bisa bersikap. Jajaran tim sukses kabupaten/kota masih terus mendata hasil yang tersebar di masing-masing TPS. Sementara ini pasangan nomor satu, menang di Pemalang dan Rembang. Namun belum bisa menyebutkan angkanya. ''Informasi baru di dua daerah itu. Angkanya masih kami mintakan,'' ungkap Sekretaris DPD PDI-P Jateng ini.

Nuniek enggan berkomentar terkait quick count di televisi. ''KPU-nya belum umumkan perolehan suara, kok sudah mengklaim menang atau kalah. Kami akan bersikap bila data kami masuk 100%,'' tandasnya.

Baginya, Jateng tetaplah kandang banteng. Ia melihat proses pilpres kali ini banyak kucuran uang yang beredar di masyarakat. ''Kami hanya kaus. Pihak lainnya kaus dan uang, kalau begini mana tahan,'' tandasnya.

Anggota Tim Pemenangan pasangan Mega-Prabowo Agustina Wilujeng mengakui, perolehan suara Mega-Pro di Jateng jauh dari target. Dari target perolehan suara minimal 40%, sampai penghitungan suara semalam, pasangan baru mendapatkan sekitar 30%.

''Banyak faktor yang menjadi penyebabnya. Salah satunya adanya gerakan memenangkan SBY yang dilakukan oleh kader-kader PDI-P di daerah. Mereka membelot dan mendukung SBY,'' ujarnya.

Dia menyebut, ada dua kepala daerah dari PDI-P melakukan gerakan memenangkan SBY. ''Kedua Bupati itu akan diusulkan untuk diberhentikan dari jabatan sebagai ketua DPC PDI-P. Ini bagian dari reward and punishment partai,'' tegasnya.(H7,H37,H55-76)

SUMBER SUARA MERDEKA, 9 JULI 2009


Lebih aman saat online.
Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!

PILPRES LANCAR

PILPRES LANCAR PELAKU EKONOMI SIAP EKSPANSI

/

JAKARTA, KOMPAS.com — Kalangan perbankan dan ekonom menyambut positif lancarnya pelaksanaan pemilu presiden yang diperkirakan akan dimenangi pasangan Susilo Bambang Yudhoyono- Boediono. Perbankan menilai, kini saatnya seluruh pelaku ekonomi Indonesia bersiap berekspansi.
Ketua Umum Perhimpunan Bank Umum Nasional Sigit Pramono, Rabu (8/7) di Jakarta, menjelaskan, hasil pilpres yang ada jelas lebih mempersingkat jangka waktu atas timbulnya risiko ketidakpastian.
"Yang jelas, sikap 'menunggu' atau wait and see dari para pelaku usaha akan berubah dengan sikap bergegas memanfaatkan peluang. Jelas hal ini menimbulkan sentimen positif dan optimisme baru di kalangan pengusaha sehingga perekonomian ada kemungkinan tumbuh lebih tinggi," kata Sigit.
Menurut Sigit, dengan pilpres yang sukses, negara dan para pelaku ekonomi bisa lebih banyak memiliki waktu untuk menutupi ketertinggalan pencapaian target pada semester I-2009.
Kepala Ekonom Bank Mandiri Mirza Adityaswara menilai hasil pilpres akan menimbulkan sentimen positif bagi fundamental ekonomi karena dunia usaha menjadi lebih pasti untuk memulai ekspansi. "Bank bisa mulai menyalurkan kredit lebih signifikan sehingga perekonomian lebih cepat," kata Mirza.
Hasil pilpres sejauh ini memang menjadi satu-satunya faktor yang ditunggu pelaku usaha untuk memulai ekspansi mengingat faktor lainnya sudah sangat kondusif. Suku bunga acuan BI, misalnya, sudah rendah, sebesar 6,75 persen, seiring level inflasi yang diperkirakan bisa di bawah 5 persen tahun ini.
Kepala Ekonom BNI Tony Prasetiantono mengatakan, hasil pilpres akan direspons positif oleh pasar. "Sukses pilpres ini akan diikuti dengan gelombang capital inflow, apalagi dari pantauan televisi asing, investor asing menyambut positif pilpres ini," kata Tony.
Menurut Tony, sebelum pilpres, perekonomian Indonesia telah memiliki landasan yang kokoh untuk berkembang lebih cepat. Dibandingkan negara-negara kawasan yang perekonomiannya kontraktif, Indonesia dipandang sebagai tempat investasi yang atraktif. Karena itu, kata dia, aliran modal global akan segera masuk kembali sehingga menaikkan indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia, kurs rupiah, serta membantu penurunan suku bunga bank melalui kemelimpahan likuiditas.
Pada semester II-2009, pertumbuhan ekonomi, menurut Tony, bisa didorong sedikit di atas 4 persen meski masih di bawah 4,5 persen, apalagi jika nanti pemenang pilpres bisa membentuk kabinet yang bagus.
Selanjutnya, investor PMDN dan PMA yang semula wait and see akan mantap untuk segera mengeksekusi proyek-proyeknya, begitu juga bank-bank mulai berani mendorong kredit.
Sementara itu, Kepala Ekonom Danareksa Research Institute Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan, IHSG dalam dua hari ke depan akan melejit cepat. "Krisis yang melanda ekonomi Indonesia sudah mencapai dasar pada Maret lalu. Ke depan, ekonomi akan cenderung tumbuh lebih cepat. Apalagi, bila suku bunga pinjaman bisa turun," kata Purbaya.

 

Sumber Kompas.Com, Kamis 9 Juli 2009



Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!

Jumat, 03 Juli 2009

JURNAL PPDB SMAN 3 BREBES

JURNAL PPDB SMAN 3 BREBES
TAHUN PELAJARAN 2009/2010
KAMIS 2 JULI 2009
JAM 10.00 WIB

JUMLAH PENDAFTAR 648 SISWA
NILAI TERTINGGI : 34,15
NILAI TERENDAH : 18,87

NILAI DIBAWAH 26,00, SKHUN BISA DIAMBIL DI PANITIA.

KET : SETELAH JAM 10.00 WIB TIDAK ADA JURNAL LAGI
PENGUMUMAN TANGGAL 6 JULI 2009 JAM 08.00 WIB DI SMAN 3 BREBES.

Selasa, 30 Juni 2009

JURNAL PPDB SMAN 3 BREBES

JURNAL PPDB SMAN 3 BREBES
TP.209/2010
HARI RABU,1 JULI 2009
JUMLAH PENDAFTAR 476 SISWA
NILAI TERTINGGI: 35.70
NILAI TERENDAH : 18.87

NILAI : 18.00-24.00 : 61 SISWA
NILAI : 24,01-26.00 : 108 SISWA
NILAI : 26.01-28.00 : 142 SISWA
NILAI : 28.01-30.00 : 105 SISWA
NILAI : 30.01-32.00 : 44 SISWA
NILAI : 32.01-34.00 : 14 SISWA
NILAI : 34.01-36.00 : 2 SISWA

Senin, 29 Juni 2009

JURNAL PPDB SMAN 3 BREBES

JURNAL PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SMAN 3 BREBES
TAHUN PELAJARAN 2009/2010

HARI/TANGGAL : SELASA, 30 JUNI 2009

JUMLAH PENDAFTAR : 337 SISWA

NILAI TERTINGGI : 35,70
NILAI TERENDAH : 18,87

RENTANG NILAI :
NILAI 18,00 - 22,00 : 7 SISWA
NILAI 22,01 - 24,00 : 43 SISWA
NILAI 24,01 - 26,00 : 82 SISWA
NILAI 26,01 - 28,00 : 90 SISWA
NILAI 28,01 - 30,00 : 62 SISWA
NILAI 30,01 - 32,00 : 39 SISWA
NILAI 32,01 - 34,00 : 12 SISWA
NILAI 34,01 - 36,00 : 2 SISWA
JUMLAH : 337 SISWA

JURNAL PPDB SMAN 3 BREBES

JURNAL PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) SMAN 3 BREBES
TAHUN PELAJARAN 2009/2010


HARI/TANGGAL : SENIN, 29 JUNI 2009

JUMLAH PENDAFTAR : 171 SISWA
NILAI TERTINGGI : 35,70
NILAI TERENDAH : 21,60

PENGUMUMAN PPD SMAN 3 BREBES

PENGUMUMAN

Nomor : 420 /211/ 2009

TENTANG

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU

SMA NEGERI 3 KEC.BREBES TAHUN PELAJARAN 2009 / 2010

I. DASAR

Hasil Rapat Kepala Sekolah se Kabupaten Brebes Tanggal 4 Juni 2009 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PDB) tahun 2009 / 2010.

II. SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN

1. Telah lulus dan memiliki Ijazah SMP/MTs/Program Paket B.

2. Memiliki Daftar Nilai Ujian Nasional (SKHUN) atau Surat Tanda Lulus Program Paket B (STL).

3. Berusia Setinggi-timgginya 21 tahun pada awal tahun pelajaran 2009/2010 (13 Juli 2009).

4. Melampirkan Piagam/Sertifikat Prestasi minimal tingkat Kecamatan (bagi yang memiliki) dalam kurun waktu 2 (dua) tahun terakhir.

a. Bidang Akademik

b. Bidang Olah Raga

c. Bidang Kesenian

d. Bidang Keterampilan

5. Pas Foto Hitam Putih ukuran 3 x 4 sebanyak 3 Lembar

III. PROSEDUR PENDAFTARAN

1. Calon Siswa Datang sendiri, mengisi dan menandatangani formulir pendaftaran.

2. Membayar Uang pendaftaran sebesar Rp. 25.000,- (dua puluh lima ribu rupiah)

3. Menyerahkan syarat-syarat pendaftaran yang dimasukan dalam stof map berwarna biru untuk putri dan kuning untuk putra :

Dengan urutan :

a. Formulir Pendaftaran yang telah diisi.

b. Foto Copy STTB SMP/MTs/ Program Paket B yang telah di legalisir.

C. Surat Tanda Lulus (STL / SKHUN) Asli.

d.Piagam prestasi seperti point II.4 Asli.

e. Pas foto hitam putih ukuran 3 x 4 cm sebanyak 3 lembar.

f. Foto copy Akta Kelahiran.

IV. WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN

Pendaftaran dilaksanakan pada :

Tanggal : 29 sd. 2 Juli 2009

Waktu : 08.00 sd. 12.00 WIB

Tempat : SMA Negeri 3 Kec.Brebes.

V. PENGUMUMAN HASIL SELEKSI

Tanggal : 6 Juli 2009

Waktu : 08.00 WIB

Tempat : SMA Negeri 3 Kec.Brebes.

VI. DAFTAR ULANG

Tanggal : 7 Juli 2009 Waktu : 08.00 sd. 12.00 WIB

Tanggal : 9 Juli 2009 Waktu : 08.00 sd. 12.00 WIB

Tanggal : 10 Juli 2009 Waktu : 08.00 sd. 11.00 WIB.

VII. DAYA TAMPUNG

Jumlah 320 Siswa (delapan rombongan belajar/kelas).

VIII. PENYUSUNAN PERINGKAT (RANGKING) PESERTA DIDIK SMA BERDASARKAN :

Seleksi calon Peserta Didik dilakukan berdasarkan Peringkat nilai Ujian Nasional SMP/MTs dengan mempertimbangkan bakat olah raga, bakat seni, prestasi dibidang akademik, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta bidang lainya.




Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain!