Senin, 29 Juni 2009

INDUSTRI KECIL MENENGAH

MEMBANGUN BREBES BERBASIS IKM

Oleh : Sadimin, S.Pd.,S.Sos.,S.IPem.,M.Eng

Kabupaten Brebes adalah salah satu kabupaten di propinsi Jawa Tengah yang berada di wilayah paling barat dan berbatasan langsung dengan propinsi Jawa Barat, dengan memiliki luas wilayah 1.657,73 Km2, terbagi menjadi 17 Kecamatan terdiri dari 297 Desa. Dengan jumlah penduduk 1.765.564 jiwa dan kepadatan penduduk 1.065,05/km2.(BDA,2008)

Dilihat dari segi geografisnya Kabupaten Brebes berbatasan langsung dengan Laut Jawa di sebelah utara, di sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Cilacap dan Bayumas, di sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Cirebon dan kuningan (Jawa Barat), di sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Tegal dan Kota Tegal. Kabupaten Brebes memiliki visi mewujudkan masyarakat Brebes yang mandiri , sejahtera dan berkeadilan berbasis ekonomi kerakyatan. Sedangkan misinya Mewujudkan masyarakat Brebes yang berkualitas dan berdaya saing yang di dukung oleh sumber daya manusia yang berakhlak mulia, bermoral, beretika, berbudaya, beriman dan bertaqwa dengan tetap berlandaskan falsafah Pancasila. Mewujudkan masyarakat yang demokratis dan berdasarkan hukum. Mewujudkan pemerataan pembangunan dan hasil hasilnya di semua bidang secara berkeadilan. Memacu pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan pemerataanya secara berkelanjutan dengan memberikan perhatian khusus kepada percepatan perkembangan ekonomi perdesaan, usaha kecil dan menengah serta koperasi. Mewujudkan sistem dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan tata kelola pemerintahan yang bersih (clean governance). Dan mewujudkan pengelolaan lingkungan hidup yang bertanggung jawab dan berkelanjutan

Kabupaten Brebes memiliki potensi sumber daya alam yang tinggi, di antaranya di sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata. Potensi di bidang pertanian yang paling menonjol yaitu bawang merah dan pengolahan minyak nilam. Potensi perikanan berupa tambak ikan dan rumput laut. Potensi pariwisata juga banyak, meliputi pantai, waduk, pemandian air panas, dan agrowisata.

Selain itu Brebes juga sebagai penghasil Telur Asin terbesar di Pulau Jawa sehingga Brebes mendapat julukan sebagai Kota Telur Asin dengan Sentra Produksi di Kecamatan Brebes Wanasari, dan Bulakamba. Disektor kerajinan terdapat Kerajinan Keramik , Keramik yang diproduksi adalah keramik hias dengan sentra produksinya di Malahayu kecamatan Banjarharjo dan Tanjung, dan telah dipasarkan ke seluruh Indonesia dengan kualitas terjamin. Selain itu terdapat kerajinan rakyat berupa Terbang/Rebana, Produk ini merupakan produk unggulan Brebes yang kini sudah merambah ke pasar eksport ke berbagai negara seperti Malaysia, Brunai Darussalam dan Arab Saudi dengan Sentra Produk di Desa Kaliwadas, kecamatan Bumiayu. Pada sektor kerajinan terdapat kerajinan batik tradisional yang diproduksi oleh masyarakat kecamatan Salem yang memiliki motif dan kualitas yang sangat baik. Selain beberapa sektor produksi tersebut di Brebes juga terdapat industri makanan khas Brebes yaitu Tape Ketan Daun Jambu, Makanan khas Brebes ini banyak diproduksi di Kecamatan Salem, dan kini banyak dipasarkan di Bumiayu dan Brebes.

Jika ini semua dikelola dan dikembangkan dengan tepat dapat mensejahterakan masyarakat kabupaten Brebes. Namun, sebagian besar potensi tersebut belum tersentuh oleh investor. Hal tersebut diperkirakan akibat kendala infrastruktur dan akses pemasaran yang kurang mendukung. Oleh karena itu, Pemkab Brebes harus berupaya menarik investor dengan memperbaiki pelayanan dan memberikan berbagai kemudahan dalam pengurusan perijinan. Selain itu perlu dikembangkan secara maksimal Industri Kecil dan Menengah di kabupaten Brebes. Sehingga dengan demikian akan dapat mensejahterakan masyarakat Brebes karena sebagian besar penduduknya bisa terserap sebagai tenaga kerja.

Beberapa langkah yang perlu dilakukan dalam mengembangkan Industri Kecil dan Menengah adalah : 1). Pemetaan potensi daerah dan sumber daya manusia. Pemetaan potensi daerah ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui potensi sumber daya alam yang ada dan untuk menentukan kegiatan unit usaha yang akan dikembangkan pada suatu daerah dengan menggunakan skala prioritas, mana yang harus lebih dahulu dilakukan dengan melihat pangsa pasar yang lebih menjajikan. Selain itu yang tak kalah pentingnya adalah pemetaan potensi sumber daya manusia yang ada dengan melihat data tingkat pendidikan yang ditempuh masyarakat. Karena hal ini akan mendukung keberlangsungan suatu usaha jika ditangani oleh sumber daya manusia yang berkualitas. 2) Memberikan suntikan modal kepada Industri Kecil dan Menengah sebagai stimulus dalam mengembangkan usaha. Umumnya para pelaku Industri Kecil dan Menegah memiliki modal yang terbatas, dengan diberikan suntikan modal para pelaku usaha akan lebih bisa mengembangkan usahanya. Modal usaha bisa bentuk pinjaman lunak tanpa bunga dengan pengembalian secara kredit. Jika usaha yang dikembangkan berhasil pada saatnya nanti pelaku usaha bisa mengembalikan modal yang diberikan pemerintah. 3). Memberikan bantuan sarana dan prasarana dalam mengembangkan usaha. Bantuan sarana dan prasarana ini sangat mendukung keberlangsungan suatu usaha, sebagai contoh industri bawang merah goreng yang sedang berkembang di kabupaten Brebes diberikan mesin pengiris bawang merah dengan tenagan penggerak listrik agar kapasitas produksi bawang goreng lebih meningkat dibanding dengan diiris secara manual.4).Memberikan pelatihan tentang pengembangan industri kecil dan menengah. Pelatihan ini dapat menambah keahlian dari para pelaku usaha yang akan mengembangkan usahanya. Pelatihan juga dapat dilakukan kepada para generasi muda atau wirausaha pemula yang masih belum memahami Industri Kecil dan Menegah untuk dapat berani mengembangkan dan mengelola usaha yang potensial dikabupaten Brebes. 5). Mengadakan pedampingan terhadap Idustri Kecil dan Menegnah yang dikembangkan . Pedampingan terhadap industri kecil dan menengah sangat penting dilakukan demi kelangsungan usaha yang ditekuni. Pendampingan disini bisa dilakukan oleh LSM yang peduli terhadap industri kecil dan menengah, juga bisa dilakukan konsultan yang betul-betul menguasai tentang IKM. Dengan demikian usaha yang dilakukan oleh para wirausaha bisa terarah dan terprogram dengan baik dan pada saatnya nanti usaha yang digeluti akan maju dan berkembang sesuai harapan.

Dengan menggerakkan sektor Industri Kecil dan Menengah diharapkan pendapatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi kabupaten Brebes akan lebih meningkat, sehinga kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Brebes akan dapat tercapai.



Akses email lebih cepat.
Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis)

Tidak ada komentar: